Seorang driver ojek online (Go-Jek) berhasil menangkap pelaku gendam (hipnotis) di Kawasan Jalan Dr Moewardi, Kecamatan Laweyan, Solo, Selasa (7/3) siang. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran sebelum driver Go-Jek itu membekuk pelaku.
“Saat melihat ada ribut-ribut itu, naluri saya langsung mengatakan kalau itu ada masalah. Apalagi, di kawasan tersebut ada orang yang teriak-teriak jika dia (pelaku-red) habis menggendam orang,” terang Junet kepada Timlo.net usai memberikan laporan di Mapolresta Solo.
Peristiwa bermula saat driver Go-Jek bernama Junet Saptono (34) berada di Kawasan Jalan S Parman, Kelurahan Stabelan, Kecamatan Banjarsari untuk menarik penumpang. Saat itu, warga Mojosongo, Kecamatan Jebres tersebut melihat ada seorang wanita yang menarik-narik baju pelaku sebelum masuk ke dalam mobil jenis Toyota Camry warna putih.
Setelah berhasil masuk kedalam mobil, pelaku langsung kabur dengan menggunakan mobil tersebut. Sontak, Junet langsung tancap gas menggunakan motor jenis Honda Revo AD 5209 BBE dan mengejar pelaku meski belum tahu persis duduk permasalahannya. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara Junet dan pelaku gendam tersebut. Hingga akhirnya, pelaku berhasil di bekuk tepatnya di depan Masjid Kota Barat, Jalan Dr Moewardi.
“Saya ngejar dari Kawasan Pasar Legi ke Jalan Abdurahman Saleh (RRI-red) lalu ke Jalan Gajah Mada sampai Pasar Nongko. Dia nerabas arus searah, saya ikuti terus sampai ke kawasan Hotel Agas. Saat belok ke selatan sampai bangjo (lampu merah-red) Jalan Yosodipuro saya di serempet sampai jatuh. Tapi tetap saya kejar sampai Masjid Kota Barat. Disitulah dia ditangkap,” kata Junet.
Saat berhasil menghentikan mobil pelaku, sejumlah warga langsung berkerumun dan memaksa pelaku untuk keluar mobil. Namun, pelaku menolak dan akhirnya diseret warga yang geram dengan ulah pelaku yang ugal-ugalan di jalan raya.
Meski mengalami luka lecet di bagian tangan sebelah kiri dan kaki bagian kanan namun aksi heroiknya tersebut patut diacungi jempol. Junet mengaku, dirinya merasa terpanggil berbuat sesuatu ketika terjadi kejahatan di depan matanya.
Sementara itu, Wakasatreskim Polresta Solo, AKP Sutoyo saat ditemui wartawan mengaku masih mendalami kasus tersebut. Hingga saat ini, pihaknya masih memeriksa korban, saksi hingga dua pelaku yang berhasil dibekuk.
“Pelakunya (pelaku gendam-red) ada dua orang, satu berhasil ditangkap di Kota Barat. Satunya di Luwes Pasar Legi. Saat ini masih kami lakukan penyidikan,” terangnya mewakili Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi.
http://www.timlo.net/baca/68719706518/meski-sempat-terjatuh-driver-go-jek-sukses-bekuk-pelaku-hipnotis/?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter

No comments:
Post a Comment